Indikasi, Mekanisme kerja, Dosis

Bila mengkonsumsi buah manggis, jangan buru-buru membuang kulit buahnya. Mungkin kedengarannya aneh mengkonsumsi kulit buah manggis, namun tidak akan menjadi aneh lagi jika sudah tau begitu banyak manfaat yang di peroleh dengan mengkonsumsi kulit buah manggis. Kulit buah manggis mengandung suatu senyawa xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin yang berfungsi sebagai  zat anti oksidan  untuk melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat.

Berdasarkan  hasil penetlitian para ahli, efek positif yang dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi kulit manggis antara lain :

Anti jamur dan Anti bakteri

Aktifitas anti jamur ini diperoleh  dari hasil isolasi beberapa senyawa xanthon ( salah satu jenis zat warna pada buah manggis ) dan beberapa derivat mangostin terhadap jamur Fusarium oxysporumf. sp. Vasinfectum, Alternaria tenuis, dan Drechela oryzae dapat menghambat pertumbuhan semua jamur tersebut.

Telah dilakukan juga penelitian  aktivitas xanton dalam kulit manggis terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik metisilin. Hasilnya menunjukkan bahwa satu isolate aktif, alfamangostin, yang merupakan salah satu derivat xanton, menghambat pertumbuhan bakteri tersebut dengan MIC sebesar 1,57-12,5 µg/mL.

Khasiat kulit buah manggis sebagai anti jamur dan anti bakteri dapat dibuktikan dengan teori sederhana yaitu dengan membuang  kulit buah manggis  ke tempat sampah selama sekitar 3 bulan maka kulit manggis tersebut akan tetap dalam keadaan utuh, Hal itu membuktikan bahwa kulit buah manggis mengandung suatu zat anti jamur dan anti bakteri.

Anti Kanker

Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas Indonesia kulit buah manggis juga berfungsi sebagai anti kanker. Uji senyawa xanthon hasil ekstraksi kulit buah manggis terhadap sel kanker terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis. Xanthon mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, hati, pencernaan, paru-paru. Efek terkuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker tersebut dilakukan oleh alfamangostin.

Xanthon dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.

Untuk memperoleh khasiat dari kulit buah manggis,caranya cukup mudah yaitu cuci bersih kulit buah manggis, kemudian potong-potong 2 butir kulit buah manggis. Selanjutnya potongan tersebut direbus dalam 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Air rebusan tersaring itulah yang diminum secara rutin 2 – 3 kali sehari. Selamat mencoba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: